Menu Close

Pendirian APTA

Asosiasi Profesi Teknologi Agroindustri, disingkat dengan APTA, merupakan asosiasi profesi bagi keilmuan teknologi agroindustri. Organisasi ini dideklarasikan pada 2010 di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, sebagai wadah bagi keilmuan teknologi industri pertanian/ teknologi agroindustri, mengikuti keberadaan dua keilmuan lain pada rumpun teknologi pertanian.

 

Tentang APTA

Sektor industri berbasis pertanian (Agroindustri) yang merupakan tulang punggung kehidupan dan penghidupan sebagian besar rakyat Indonesia, harus ditingkatkan pengembangannya secara serasi, selaras dan seimbang dengan daya dukung wilayah dengan tetap memelihara kelestarian lingkungannya.

Akademisi dengan kemampuan intelektual dan aktualisasi melalui keprofesiannya memainkan peranan untuk menghasilkan kepakaran yang kreatif dan inovatif untuk memecahkan permasalahan yang ada dimasyarakat. Organisasi profesi sangat berperan dalam pengembangan riset dan teknologi
serta penghiliran hasil-hasil aplikatif sebagai permecahan permasalahan industrialiasi Indonesia. Dengan adanya organisasi profesi di bidang agroindustri, dapat mewujudkan suatu jaringan berbasis kepedulian terhadap berbagai macam tantangan yang dihadapi oleh sektor agroindustri.

Perkumpulan Profesi Teknologi Agroindustri (APTA) merupakan asosiasi profesi yang memiliki kepedulian dalam bidang ilmu Teknologi Industri Pertanian (Teknologi Agroindustri) yang meliputi aspek keteknikan, rekayasa, sistem, manajemen dan analisis finansial bertujuan agar agroindustri dapat mencapai
efisiensi dan efektivitas yang optimal. Dengan adanya APTA, dapat terwujudnya suatu jaringan berbasis kepedulian terhadap berbagai macam tantangan yang dihadapi oleh sektor agroindustri.

Visi

Menjadi organisasi profesi teknologi agroindustri yang kreatif, mandiri dan profesional dalam pengembangan riset dan teknologi serta penghiliran hasil-hasil aplikatif sebagai pemecahan permasalahan agroindustri.

Misi

  1. Membina, memajukan dan mengembangkan ilmu dan profesi teknologi
    agroindustri di Indonesia
  2. Menciptakan sarana dan wahana untuk lebih meningkatkan dan
    mengamalkan ilmu dan profesi para anggota bagi pembangunan, khususnya pembangunan agroindustri di Indonesia